Tipe Data pada Bahasa Pemrograman Java

By | September 29, 2018

Kembali lagi bersama saya, sebagai seorang mahasiswa, saya diberikan tugas untuk selalu update blog mengenai keseharian saya di kampus serta materi-materi yang diberikan di kampus. Jujur sebenarnya untuk hal ini sedikit memberatkan untuk saya, namun saya harus jalani, supaya hal ini berubah menjadi sebuah kebiasan agar sifat malas saya pun hilang 😀

Oke kali in saya ingin sharing mengenai Java, yang merupakan salah satu bahasa Pemrograman, postingan ini saya tulis setelah mendapat materi mengenai Tipe Data yang ada pada Java.

Berikut ini beberapa Tipe Data yang ada pada Java

Tipe Data Sederhana

  1. Tipe Data Numerik

    Tipe Data Numerik adalah tipe data yang digunakan pada variabel atau konstanta untuk menyimpan nilai dalam bentuk bilangan atau angka.
    Jika menggunakan bilangan bulat, maka anda membutuhkan tipe data byte, short, int, dan long. Sedangkan float dan double digunakan untuk bilangan desimal.
    Tipe data byte:
    – Ukuran memori 8-bit
    – Nilai miminimal -128 (-2^7)
    – Nilai maksimal 127 (2^7 -1)
    – Default value adalah 0
    Contoh: byte a = 100, byte b = -50

    Tipe data short:
    – Ukuran memori 16-bit
    – Nilai miminimal -32.768 (-2^15)
    – Nilai maksimal 32.767 (2^15 -1)
    – Default value adalah 0
    Contoh: short s = 10000, short r = -20000

    Tipe data int:
    – Ukuran memori 32-bit
    – Nilai miminimal -2.147.483.648 (-2^31)
    – Nilai maksimal 2.147.483.647(2^31 -1)
    – Default value adalah 0
    Contoh: int a = 100000, int b = -200000

    Tipe data long:
    – Ukuran memori 64-bit
    – Nilai miminimal -9.223.372.036.854.775.808 (-2^63)
    – Nilai maksimal 9.223.372.036.854.775.807 (2^63 -1)
    – Default value adalah 0L
    Contoh: long a = 100000L, long b = -200000L

    Tipe data float:
    – Ukuran memori 32-bit
    – Digunakan untuk bilangan desimal
    – Default value adalah 0.0f
    Contoh: float f1 = 234.5f

    Tipe data double:
    – Ukuran memori 64-bit
    – Biasanya menjadi pilihan utama untuk bilangan desimal
    – Default value adalah 0.0d
    Contoh: double d1 = 123.4

  2. Tipe Data Karakter (char)

    Tipe Data untuk karakter yaitu char:
    – Ukuran memori 16-bit
    – Untuk menyimpan karakter apapun
    Contoh: char letterA = ‘A’
    Tipe Data ini hanya mampu menyimpan satu nilai tiap satu variable, misal variable a memiliki nilai a saja, atau 1. Jika kita masukkan variable dari a misal nama, maka akan mendapatkan pesan error. Oleh karena itu jika kita ingin menyimpan nilai lebih dari 1 nilai dalam sebuah variable, harus menggunakan Tipe Data Referensi, contoh nya String.

  3. Tipe Data Boolean
    Jenis tipe data boolean:
    – Hanya memiliki dua nilai yaitu: true dan false)
    – Tipe data boolean merepresentasikan satu bit informasi
    – Tipe data ini digunakan untuk menandai sebuah kondisi
    – Default value adalah false
    Contoh: boolean one = true

 

Tipe Data Referensi

Tipe data referansi digunakan dalam OOP atau Object Oriented Programming. Tipe data ini digunakan untuk mereferensikan object atau class tertentu, seperti String, class, interface, dan array. Di Java 5.0, ditambahkan dua tipe referensi baru, yaitu enumerasi dan anotasi. Dengan adanya Tipe Data Referensi ini, kita dapat membuat tipe data sesuai kebutuhan kita sendiri.

Berikut ini beberapa tipe data Referensi :

  1. Class

    Class dapat didefiniskan sebagai cetak biru (blueprint) atau prototipe/kerangka yang mendefiniskan variabel-variabel (data) dan method-method (perilaku) umum dari sebuah objek. Dengan kata lain class adalah sebuah kesatuan yang terintegrasi antara method dan data yang mengacu pada suatu objek.

    Dalam dunia permrograman, sebenarnya class tidak jauh berbeda dengan tipe data sederhana. Perbedaannya, tipe data sederhana digunakan untuk mendeklarasikan variabel ‘normal’, sedangkan class digunakan untuk mendeklarasikan sebuah variabel yang berupa objek. Variabel yang berupa objek ini sering disebut dengan referensi objek (object reference).

  2. Array

    Tipe data ini memiliki kemampuan untuk menggunakan satu variabel yang dapat menyimpan sebuah data list dan kemudian memanipulasinya dengan lebih efektif.

    Sebuah array akan menyimpan beberapa item data yang memiliki tipe data sama didalam sebuah blok memori yang berdekatan yang kemudian dibagai menjadi beberapa slot.

  3. Interface

    Interface merupakan sekumpulan method yang hanya memuat deklarasi dan struktur method, tanpa detail implementasinya. Sedangkan detail dari method tersebut berada pada class yang mengimplementasikan interface tersebut.
    Interface digunakan bila Anda ingin mengaplikasikan suatu method yang spesifik,  yang tidak diperoleh dari proses inheritance yang lebih terbatas. Tipe data yang boleh pada interface hanya tipe data konstan.

Itulah Tipe-Tipe Data pada Java, mungkin cukup sekian.

Semoga Bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.